Tampilkan postingan dengan label rpp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rpp. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2017

Komponen-komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) Kurikulum KTSP

Salam, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Komponen-komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) Kurikulum KTSP. Sebagai seorang guru kita diharuskan untuk membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) digunakan untuk melaksanakan pembelajaran di kelas secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran bisa efektif, inspiratif, kreatif, menyenangkan, menantang, dan dapat memotivasi siswa. RPP tersebut digunakan oleh seorang guru sebagai pedoman dalam sebuah pembelajaran. RPP tersebut digunakan agar apa yang menjadi tujuan dalam sebuah pembelajaran tersebut dapat tercapai dan pembelajaran juga dapat efektif. RPP adalah bagian terkecil dari sebuah perencanaan pembelajaran. RPP adalah turunan dari silabus. RPP disusun dari KD dari tiap Mata Pelajaran yang dilaksanakan dalam satu atau beberapa pertemuan.

 
Langsung saja tanpa berlama lama adapun komponen-komponen dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tersebut ialah sebagai berikut:


Komponen-komponen RPP  KTSP:
1. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan
2. Identitas mata pelajaran
3. Kelas/ Semester
4. Materi pokok
5. Alokasi waktu
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar. 
6. Standar kompetensi
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran. 
7. Kompetensi dasar
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran. 
8. Indikator pencapaian kompetensi
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan. 
9. Tujuan pembelajaran
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.
10. Materi ajar
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi. 
11. Metode pembelajaran
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Metode pembelajaran digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemilihan metode
pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran. 
12. Media Pembelajaran 
13. Kegiatan pembelajaran
(1) Pendahuluan
Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditunjukkan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Dalam kegiatan pendahuluan, guru: menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari, menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai, dan menyampaikan materi  dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.  
(2) Inti 
Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan inti ini dilakukan secara sitematis melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
 
Dalam kegiatan eksplorasi, guru: melibatkan peserta didik mencari informasiyang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari denganbelajar dari aneka sumber; menggunakan beragam pendekatan pembelajaran,media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan dilaboratorium, studio, dan lapangan.
 
Dalam kegiatan elaborasi, guru: membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna; memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan dan tertulis; memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar, memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok; memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival serta produk yang dihasilkan; dan memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.
 
Dalam kegiatan konfirmasi, guru memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber; memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan; dan memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermaknan dalam mencapai kompetensi dasar.
 
(3) Penutup
Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut. Dalam kegiatan penutup, guru: bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram; dan memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
14. Penilaian hasil belajar
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.
15. Sumber belajar
Komponen-komponen RPP selanjutnya yakni Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.
 
Sekian Pembahasan mengenai Komponen-komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013, terimakasih semoga bermanfaat.

Read more

Komponen-komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013

Salam, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Komponen-komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013. Sebagai seorang guru kita diharuskan untuk membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) digunakan untuk melaksanakan pembelajaran di kelas secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran bisa efektif, inspiratif, kreatif, menyenangkan, menantang, dan dapat memotivasi siswa. RPP tersebut digunakan oleh seorang guru sebagai pedoman dalam sebuah pembelajaran. RPP tersebut digunakan agar apa yang menjadi tujuan dalam sebuah pembelajaran tersebut dapat tercapai dan pembelajaran juga dapat efektif. RPP adalah bagian terkecil dari sebuah perencanaan pembelajaran. RPP adalah turunan dari silabus. RPP disusun dari KD atau subtema yang dilaksanakan dalam satu atau beberapa pertemuan.

Langsung saja tanpa berlama lama adapun komponen-komponen dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tersebut ialah sebagai berikut:


Komponen-komponen RPP  Kurtilas
1. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan
2. Identitas mata pelajaran/ subtema
3. Kelas/ Semester
4. Materi pokok
5. Alokasi waktu
Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar. 
6. Kompetensi inti
7. Kompetensi dasar
Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran. 
8. Indikator pencapaian kompetensi
Indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan. 
9. Tujuan pembelajaran
Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.
10. Materi ajar
Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi. 
11. Metode pembelajaran
Metode pembelajaran digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemilihan metode
pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran. 
12. Media Pembelajaran 
13. Kegiatan pembelajaran
(1) Pendahuluan
Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditunjukkan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Dalam kegiatan pendahuluan, guru: menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari, menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai, dan menyampaikan materi  dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.  
(2) Inti 
Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan inti ini dilakukan secara sitematis. pada kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik.

(3) Penutup
Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut. Dalam kegiatan penutup, guru: bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram; dan memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
14. Penilaian hasil belajar
Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.
15. Sumber belajar
Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.
Sekian Pembahasan mengenai Komponen-komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013, terimakasih semoga bermanfaat.
Read more

Selasa, 10 Januari 2017

Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Salam, semoga kita semua mendapat lindungan yang diatas, dan menjadi pembeharu dalam pendidikan agar pendidikan menjadi lebih baik lagi, pada kesempatan kali ini saya akan membahas apa itu RPP? dan untuk apa RPP itu di buat! langsung saja sebelum kita bahas RPP kita paparkan dulu apa itu perencanaan pembelajaran yang nantinya ada kaitannya dengan RPP. Baca juga contoh RPP Tematik dan contoh Penilaian Pembelajaran RPP Tematik
Perencanaan pembelajaran adalah proses penyusunan berbagai keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan dalam proses kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang telah ditetapkan. Perencanaan pembelajaran merupakan bagian integral dari komponen pembelajaran. Kegiatan perencanaan tidak boleh terlepas dari kegiatan-kegiatan yang lain dalam pembelajaran. Oleh karena itu, perencanaan pembelajaran juga harus berkaitan dengan kepentingan komponen yang terkait dengan kepentingan komponen yang terkait dengan proses pembelajaran (Wahyuni dan Ibrahim, 2012: 13).  

Melalui perencanaan pembelajaran yang baik, guru akan lebih mudah dalam melaksanakan pembelajaran dan siswa akan lebih terbantu dan mudah dalam melaksanakan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik, sekolah, mata pelajaran, dan sebagainya. Dengan perencanaan yang matang dapat mendorong guru lebih siap melakukan kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, setiap akan melakukan pembelajaran, guru wajib melakukan perencanaan. Dengan adanya perencanaan yang baik, maka pelaksanaan pembelajaran akan dapat berjalan lancar, terarah, dan sistematis. Hal ini dapat tercapai karena kompetensi dasar, materi pokok, indikator, pengalaman belajar, alokasi waktu, sumber, langkah-langkah pembelajaran, dan rencana penilaian telah dirumuskan dengan baik dan digambarkan dengan jelas.
Menurut Kunandar (2011: 263), rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. RPP merupakan persiapan yang harus dilakukan guru sebelum mengajar. Persiapan di sini dapat diartikan persiapan tertulis maupun persiapan mental, situasi emosional yang ingin dibangun, lingkungan belajar yang produktif termasuk meyakinkan pembelajar untuk mau terlibat secara penuh. 

Menurut Wahyuni dan Ibrahim (2012: 69), rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan tindakan yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. Rencana pembelajaran perlu dilakukan untuk mengkoordinasikan komponen-komponen pembelajaran, yakni: kompetensi dasar, materi pokok, indikator, dan penilaian berbasis kelas.
Tujuan RPP menurut Kunandar (2011: 264) adalah untuk: (1) mempermudah, memperlancar dan meningkatkan hasil proses belajar mengajar; (2) dengan menyusun RPP secara profesional, sistematis dan berdaya guna, maka guru akan mampu melihat, mengamati, menganalisis, dan memprediksi program pembelajaran sebagai kerangka kerja yang logis dan terencana.  Kunandar (2011: 264) mengatakan bahwa fungsi RPP adalah sebagai acuan bagi guru untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (kegiatan pembelajaran) agar lebih terarah dan berjalan secara efektif dan efisien. Dengan kata lain RPP berperan sebagai skenario proses pembelajaran. Oleh karena itu, RPP hendaknya bersifat luwes (fleksibel) dan memberi kemungkinan bagi guru untuk menyesuaikannya dengan respons siswa dalam proses pembelajaran sesungguhnya.
Menurut Kunandar (2011: 265), unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPP adalah: 
  1. Mengacu pada kompetensi dan kemampuan dasar yang harus dikuasai siswa, serta materi dan submateri pembelajaran, pengalaman belajar yang telah dikembangkan di dalam silabus;
  2. Menggunakan berbagai pendekatan yang sesuai dengan materi yang memberikan kecakapan hidup (life skill) sesuai dengan permasalahan dan lingkungan sehari-hari; 
  3. Menggunakan metode dan media sesuai, yang mendekatkan siswa dengan pengalaman langsung; 
  4. Penilaian dengan sistem pengujian menyeluruh dan berkelanjutan didasarkan pada sistem pengujian yang dikembangkan selaras dengan pengembangan silabus. 
Betapa pentingnya sebuah perencanaan pembelajaran tersebut, perencanaan pembelajaran atau RPP tersebut digunakan oleh seorang guru sebagi pedoman untuk melakuakan pembelajaran di kelas. RPP adalah sebuah bentuk Perencanaan pembelajaran terkecil yang langsung digunakan sebagai pedoman untuk melakukan proses pembelajaran maka dari itu kita dtuntut membuat perencanaan yang baik dalam sebuah pembelajaran.

Adapun Komponen-komponen yang ada dalm sebuah (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) RPP  tersebut ialah:
  1. identitas sekolah/madrasah, mata pelajaran atau tema, kelas/semester, dan alokasi waktu;
  2. Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan indikator pencapaian kompetensi; (Tematik), sedangkan KTSP memakai SK
  3. materi pembelajaran; 
  4. kegiatan pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup; 
  5. media, alat, bahan, dan sumber belajar.
  6. penilaian, pembelajaran remedial, dan pengayaan;

Adapun contoh RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)  Tematik dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) KTSP adalah sebagai berikut: Klik Link di bawah ini
Demikian pembahasan mengenai apa itu RPP dan untuk apa RPP itu di buat, terimakasih semoga bermanfaat.

 


Read more

Kamis, 15 September 2016

Perbedaan RPP Pembelajaran Kurtilas dan RPP Pembelajaran KTSP

Perbedaan RPP Kurtilas dan RPP KTSP

Dalam pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013 atau kurikulum nasional seperti yang kita kenal saat ini mengharuskan siswa untuk aktif dalam sebuah pembelajaran atau disebut (Student Centered) yang mengharuskan siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. 
Dalam pembelajaran kuikulum 2013 guru tidak lagi dominan dalam sebuah proses pembelajaran, siswalah yang harus aktif dalam sebuah pembelajaran. dan ini menjadi beban tersendiri baik bagi guru maupun oleh siswa, apakah guru bisa membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran, dengan menggunkan metode pembelajaran yang membuat anak aktif dalam sebuah proses pembelajaran. dan juga apakah siswa mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik sehingga apa yang diharapkan dari sebuah pembelajaran tersebut dapat tercapai. itu semua butuh keahlian dari seorang guru agar apa yang diharapkan dapat tercapai, artinya dalam sebuah pembelajran tersebut butuh perencanaan atau sekenario pembelajaran yang baik. agar anak bisa belajar dengan aktif dan tujuan yang diharapkan juga tercapai.
Nah pada kesempatan kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) kurikulum 2013 atau sering disebut kurtilas, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Dalam pembelajran dengan menggunakan kurikulum 2013 ini menggunakan KI (Kompetensi Inti) dalam sebuah pembelajaran, berbeda dengan kurikulum KTSP yaitu menggunakan  SK (kompetensi dasar) dalam membuat RPP. dan juga dalam kegiatan inti juga dalam kurikulum kurtilas menggunakan pendekatan saintifik. yaitu mengunakan pendekatan ilmiah yang biasa digunakan dalam ilmu sains. adapun langkah-langkah dalam pendekatan saintifik ini yaitu:
  1. Mengamati
  2. Menanya
  3. Eksplorasi/ Mengumpulkan data
  4. Menganalisa
  5. mengkomunikasikan
Perbedannya antara kurikulum 2013 dengan kurikulum KTSP adalah dalam kegiatan inti pada RPP KTSP terdiri dari:
  1. Eksplorasi
  2. Elaborasi
  3. konfirmasi  
Mungkin hanya itu dulu tentang bagaimana cara membuat RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) kurikulum 2013 dan kurikulum KTSP, semoga bermanfaat, terimakasih sudah membaca postingan ini.  
ini contoh










downlod
Read more

Sabtu, 10 September 2016

Contoh Penilaian Pembelajaran Kurtilas

Melanjutkan pembahasan yang sebelumnya tentang RPP Kurtilas Kelas 4 semester 1. baca juga RPP Kurtilas Kelas 4 semester 1. 

Kali ini kita akan membahas tentang Media dan Penilaian K13 pengetahuan, selamat membaca.

H.    Media dan sumber belajar
1.    Media
•    Infokus
•    Video Kenampakan Alam dan Sosial Indonesia
•    Power poin Kenampakan Alam dan Sosial
•    Gambar Kenampakan Alam dan Sosial Indonesia
2.    Sumberr belajar
•    Buku penunjang yang relevan

I.    Evaluasi
1.    Jenis tes
•    Tes tulis
•    Tes proses
2.    Bentuk tes
•    Essay
3.    Soal tes
•    Jelasan Pengertian kenampakan alam!
•    Jelaskan kenampakan alam Indonesia!
4.    Jawaban
•    Kenampakan alam adalah semua yang ada dibumi yang menampakan secara alamiah. kenampakan alam ada dua macam yaitu kenampakan alam daratan dan kenampakan perairan.
•    Kenampakan alam indonesia adalah segala yang ada di Indonesia yang menampakan secara alamiah. kenampakan alam daratan dan kenampakan perairan yang ada di Indonesia, seperti sungai, gunung, bukit DLL.

Penilaian Sikap atau Proses

Bentuk Daftar Ceklis
Lembar Pengamatan Siswa

No Nama Perilaku yang diamati
Kerjasama menghargai
1 2 3 4 1 2 3 4

Keterangan  : 1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Baik Sekali


Pedoman Penskoran 


No Jawaban Nilai
1 Jawaban No 1 50
2 Jawaban No 2 50



Nilai akhir = Skor yang didapat x 100
Skor maksimal


No Nama Nilai
1
2


Cirebon, 6 September 2016
                        Guru Kelas VI                                                Kepala Sekolah

                        Dra. Maemunah                                        Anas Maulana Malik Ibrahim
                                                                                                    NIP. 12345678

Read more